Pengamalan Nilai - Nilai Trilogi Nusa Putra sebagai Mahasiswa Akuntansi

 

Perkenalkan nama saya Salma Awaliyah, mahasiswa semester 6 program studi Akuntansi di Universitas Nusa Putra. Beberapa waktu lalu, saya mengikuti kelas pada mata kuliah Kenusaputraan dengan pematerinya adalah rektor dari Universitas Nusa Putra, yaitu Dr. H. Kurniawan, S.T., M.Si., M.M. Beliau memberikan banyak pengetahuan mengenai Nusa Putra. Sebelum mendapat mata kuliah ini, pada kegiatan ospek yang mana di Universitas Nusa Putra dinamakan MABIM (Masa Bimbingan Mahasiswa) saya juga mendapatkan pengetahuan mengenai Trilogi Nusa Putra. Trilogi Nusa putra tersebut diantaranya “Amor Deus, Amor Parentium, Amor Concervis” yang berarti cinta kasih kepada Tuhan, cinta kasih kepada orang tua, dan cinta kasih kepada sesama.

Amor Deus (Cinta Kasih kepada Tuhan)

Sebagai umat yang menganut suatu agama sudah semestinya poin ini menjadi hal yang sangat melekat pada diri setiap mahasiswa. Dan saya sebagai orang yang beragama islam tentunya harus tetap taat untuk beribadah kepada Allah SWT. Selain itu, sebagai manusia tentunya memiliki banyak kekurangan dan tempatnya salah maka kita perlu memiliki terhadap Allah SWT.

Amor Parentium (Cinta Kasih kepada Orang Tua)

Orang tua adalah segalanya dimana kita tidak akan mencapai titik ini jika tidak ada bantuan dan doa dari keduanya. Orang tua yang merawat kita dan berusaha keras untuk tetap memberikan yang terbaik untuk anak – anaknya. Salah satu keinginan orang tua yang akhirnya bisa terlaksana adalah saya bisa berkuliah, meskipun pada awalnya saya mengalami sedikit ketakutan untuk berkuliah atau tidak karena takut tidak memiliki biaya. Namun, dengan tekad yang kuat dan doa dari orang tua saya meyakinkan diri untuk melanjutkan. pada saat semester 1 dimana saat itu saya belum mendapat beasiswa, saya dan orang tua memiliki sedikit kendala untuk membayar keperluan kuliah dan sempat berfikir untuk mengundurkan diri. Tetapi, atas doa yang kuat dari orang tua pada semester 2 saya mendapat beasiswa yang tentunya sangat membantu saya dan keluarga. Dan alhamdulillah saya masih bisa melanjutkan kuliah sampai saat ini dan tentunya poin amor parentium ini sangat berkaitan dengan poin pertama yaitu amor deus.

Amor Concervis (Cinta Kasih kepada Sesama)

Manusia sebagai makhluk sosial jelas tidak bisa hidup sendiri dan membutuhkan orang lain. Pada poin ini, kita perlu saling tolong menolong antar sesama, seperti membantu orang yang terkena bencana, membantu orang – orang yang tidak beruntung, dll. Salah satu organisasi mahasiswa di Universitas Nusa Putra yang konsentrasinya untuk membantu sesama yaitu VTB (Volunteer Tanggap Bencana), bergabung dengan organisasi ini membuat saya bersyukur atas apa yang saya dapatkan dan apa yang saya punya karena di dunia ini ada orang yang tidak seberuntung kita. Pada beberapa kesempatan, saya turun ke lokasi bencana dan melihat kondisi pasca bencana. Hal tersebut membuat saya banyak – banyak bersyukur karena banyak orang yang kehilangan harta yang mereka miliki. Selain itu, pada acara Anniversarry VTB yang dilaksanakan di salah satu yayasan yang menjadi tempat para anak yang telah kehilangan orang tuanya, membuat saya bersyukur karena masih mempunyai orang tua yang lengkap dan itu menjadi pelajaran penting untuk kita agar selalu berbakti kepada keduanya. 


Syukuran anniversarry VTB + santunan kepada anak yatim

ซัลมา

ขอบคุณค่ะ




Komentar